SIAP-SIAP..PP BARU KEMENDIKBUD AKAN POTONG TUNJANGAN GURU..INI DIA ALASANNYA !!!

loading...
selamat malam bapak dan ibu guru salam edukasi !!!
Berita kurang menggembirakan kembali akan menimpa guru-guru ditanah air lebih khususnya guru yang telah bersertifikat pendidik dan telah menerima tunjangan profesi dari Pemerintah sebagai ganjaran atas keprofesionalanya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pengajar dan pendidik disetiap satuan pendidikan.
Berdasarkan banyaknya permasalahan yang terjadi terhadap guru sertifikasi khususnya terkait masalah kompetensi dan kualitas kinerja, Pemerintah kembali akan melakukan langkah-langkah yang cukup membuat guru merasa galau.

Guru-guru di seluruh Indonesia harus siap-siap tunjangannya akan dipotong. Tapi hal itu dilakukan kalau suka bolos atau absen mengajar. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sedang menggodok peraturan baru supaya pemberian tunjangan dikaitkan dengan kinerja atau performa guru dalam mengajar.

Peraturan itu disiapkan berdasarkan laporan hasil penelitian Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Tim di bawah koordinasi Sekretariat Wakil Persiden ini menyajikan data bahwa tingkat kemangkiran guru dalam mengajar masih tinggi. “Sekitar 31,5 persen guru yang mendapatkan tunjangan khusus mangkir dalam mengajar,” kata Sekretaris Eksekutif TNP2K Bambang Widianto di kantor Kemendikbud.

Bambang mengatakan tunjangan khusus itu adalah tunjangan bagi guru yang diberikan oleh pemerintah daerah setempat. Di sejumlah daerah tunjangan khusus ini bernama tunjangan kinerja. Menurutnya tingkat kemangkiran guru di daerah-daerah terpencil, bisa bertambah hingga lipat dua.
Dalam paparanya Bambang menuturkan banyak alasan yang menyebabkan para guru itu mangkir. Di antaranya adalah beratnya medan yang harus dilalui guru menuju sekolah terpencil. Di slide paparannya, ada guru yang harus naik perahu untuk sampai ke sekolah. Selain itu ada yang harus melewati jalan berkubang lumpur.

Namun bagaimanapun infrastruktur yang harus dilalui, Bambang mengatakan kinerja guru harus dijaga. Tidak boleh sarana yang minim itu menjadi alasan mereka mangkir dari mengajar. “Sebab siswa nanti yang dirugikan,” katanya. Untuk itu dia mendorong supaya Kemendikbud membuat semacam regulasi baru pencairan tunjangan yang dikaitkan dengan kinerja.
Mendikbud Anies tampak antusias mengikuti paparan dari TNP2K itu. Di podium dia sempat melontarkan sentilan-sentilan segar. Seperti ketika perkara kemangkiran guru di daerah terpencil sudah ketemu solusinya, belum tentu cocok untuk diterapkan di Jakarta atau kota besar lainnya.
Usai memberi arahan sekaligus menutup pertemuan bersama TNP2K, Anies menuturkan sepakat bahwa insentif atau tunjangan bagi guru harus dikaitkan dengan kinerja. “PNS di kantor instansi pusat kalau terlambat 5 menit itu sudah dipotong tunjangan kinerjanya. PNS guru juga harus demikian untuk menjaga kinerjanya tetap prima,” kata Anies.
Sesuai dengan regulasi di UU Aparatur Sipil Negara (ASN), penghasilan PNS nantinya hanya ada tiga. Yakni gaji pokok, tunjangan kinerja (tukin), dan tunjangan kemahalan. Dengan skema itu, maka tunjangan khusus dari pemda akan digandeng atau disatukan dengan tunjangan profesi.

“Kita godok langsung dan secepatnya kita keluarkan regulasinya,” kata mantan rektor Universitas Paramadina Jakarta itu. Meskipun ingin secepatnya, namun Anies belum bisa menetapkan aturan baru pembayaran tunjangan guru ini berjalan tahun depan atau tahun-tahun berikutnya.
(Sumber : www.jpnn.com)
demikian berita yang dapat disampaikan, semoga bermanfaat ,,,salam PGRI
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "SIAP-SIAP..PP BARU KEMENDIKBUD AKAN POTONG TUNJANGAN GURU..INI DIA ALASANNYA !!!"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top