PEMERINTAH DIMINTA TETAP MENAIKKAN GAJI POKOK PNS SELAIN GAJI KE-13 DAN 14, INI DIA ALASANNYA

loading...
Selamat Pagi Bapak dan Ibu Guru salam sejahtera dan salam edukasi !!  
Pemerintah telah berupaya untuk selalu meningkatkan kesejahteraan PNS dengan memberikan Gaji ke-13 dan 14 akan tetapi hal tersebut dirasa belum cukup, bahkan Ekonom dari Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan gaji pokok (gapok) Pegawai Negeri Sipil (PNS) apabila anggaran rapat di hotel dan perjalanan dinas dipangkas. Pemerintah dinilai perlu meningkatkan kesejahteraan para aparatur sipil.
"Pak Jokowi janganlah bilang PNS boros, sakit hati para PNS tidak boleh rapat, seminar di hotel. Tambahan PNS itu kan di perjalanan dinas, kalau cuma ngandalin gaji, mati semua PNS. Empati sedikit lah," terang Faisal di Jakarta, Rabu (2/3/2016).

Lebih jauh Faisal mengimbau agar pemerintah tidak memotong belanja atau pengeluaran rutin PNS. Aparatur sipil negara, sambungnya, sangat membutuhkan kenaikan gaji pokok (gapok), bukan sekadar Tunjangan Hari Raya (THR) yang masuk di gaji ke-14.

"Please, jangan potong gaji PNS, jangan ngakal-ngakalin PNS seolah-olah gaji PNS naik tapi dalam bentuk gaji ke-14. Biasanya kan gaji ke-13. Gaji pokok dinaikkan supaya uang pensiun tinggi," pinta Faisal.

Dirinya mengaku bahwa jumlah PNS di Indonesia sangat banyak, sehingga pemerintah mengambil tindakan memoratorium perekrutan Calon PNS kecuali untuk jabatan dan profesi tertentu. "Kelebihan PNS memang iya, tapi ya tinggal reformasi saja. Tapi jangan potong belanja rutin PNS," tandas Faisal.
demikian berita yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat, salam PGRI
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "PEMERINTAH DIMINTA TETAP MENAIKKAN GAJI POKOK PNS SELAIN GAJI KE-13 DAN 14, INI DIA ALASANNYA"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top