WAJIB BACA !! INILAH SINDIRAN KERAS PRESIDEN JOKOWI MENGENAI PEMUTASIAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH TANPA ALASAN JELAS !!!

loading...
Selamat Malam Bapak dan Ibu Guru salam sejahtera dan salam edukasi !!
Dalam kegiatan pertemuan  dengan seluruh Kepala Daerah, Presiden Joko Widodo memberi sindiran sekaligus peringatan terhadap para kepala daerah khususnya Bupati dan Walikota untuk segera meninggalkan "tradisi" dengan menggunakan kekuasaannya untuk memindahkan para guru termasuk kepala sekolah terkait dukung mendukung dalam kegiatan pilkada.
Presiden Joko Widodo menyindir adanya ‘tradisi’ sejumlah kepala daerah untuk memutasi guru dan kepala sekolah yang tidak mendukung pencalonan mereka. Hal tersebut disampaikan Jokowi di Istana Negara, Jumat (8/4).

“Jangan sampai ada kelompok guru dan kepsek yang tidak dukung di pindah ke tempat kecil. Dipikir saya enggak dengar,”  kata Jokowi dengan nada tinggi.


Jokowi mengatakan dirinya memiliki informasi apapun terkait kegiatan politik di daerah dari badan intelijen daerah. Oleh karena itu, Jokowi mengatakan dirinya tidak akan segan untuk menegur dan memanggil kepala daerah nakal.

“Kalau sudah keterlaluan pasti saya ingatkan. Sebagai pimpinan daerah tumbuh dari rakyat. Rakyat menanti kerja nyata kita,” ujar Jokowi.

Selain persoalan politisasi guru dan kepala sekolah, Jokowi juga turut menyindir kebiasaan pejabat di daerah untuk bergaya hidup mewah. Dia mencontohkan misalnya, pembelian mobil baru saat kepala daerah baru terpilih.

Adanya kebiasaan tersebut, ujarnya, bisa membuat anggaran belanja jadi tidak maksimal dan tepat sasaran untuk program prioritas.

“Ada belanja modal yang tidak perlu misalnya belanja mobil. Jangan mentang-mentang Gubernur atau Bupati baru maka mobilnya juga baru,” kata Jokowi.

Selain Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga turut menyindir kebiasaan hidup mewah para kepala daerah. JK mencontohkan saat dia mengunjungi sebuah kabupaten ternyata JK menemukan furniturenya buatan Italia semua. Tak hanya itu, ujarnya, mobil juga mewah.

“Apa yang ingin kita capai akhirnya stagnan karena mobil mewah ini,” kata JK.

Tidak “Berantem”

Pada kesempatan itu Presiden juga menyoroti ketidakharmonisan antara kepala daerah dengan wakilnya di Indonesia yang sering terjadi.

Jokowi berpesan agar kepala daerah dan wakilnya menjadi tim yang solid dan kompak untuk mewujudkan program-program pemerintah.

“Gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, menjadi dwi tunggal yang saling melengkapi, yang saling mengisi, yang saling memperkuat, bukan berantem,” beber Jokowi.

“Awal-awal mesra, bergandeng-gandengan. Nanti sudah di pertengahan baru berantem. Jangan seperti itu,” lanjut dia.

Jokowi mengatakan, jika mau bertarung, kepala daerah dan wakilnya mesti mencari momen yang tepat. Pemilihan umum kepala daerah misalnya.

“Saya titip, jangan. Bapak-Ibu semua diharap, ditunggu oleh rakyat, ditunggu oleh masyarakat kita. Berantem itu, bertarung itu, ya lima tahun sekali,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, hadir 185 orang bupati beserta para wakilnya, 30 wali kota beserta wakilnya serta para gubernur termasuk yang baru saja dilantik hasil dari pemilihan umum kepala daerah beberapa waktu lalu.
Demikian semoga bermanfaat..
loading...
Bagikan :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "WAJIB BACA !! INILAH SINDIRAN KERAS PRESIDEN JOKOWI MENGENAI PEMUTASIAN GURU DAN KEPALA SEKOLAH TANPA ALASAN JELAS !!!"

 
Template By Kunci Dunia
Back To Top